Oleh: Majalah Infovet (Infovet Magazine) | Agustus 31, 2007

“RE-DISAIN” PETERNAKAN SAPI PERAH

Sebagaimana diketahui bahwa produksi susu dalam negeri baru mampu memenuhi permintaan konsumen sebesar 30% sedangkan sisanya sekitar 70% dipenuhi dari susu impor. Mengalirnya susu impor ke dalam negeri, dikarenakan adanya perbedaan harga dan permintaan yang cukup tinggi di negeri ini. Masalah ini telah menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat tak terkecuali dari tokoh peternakan. Seperti yang disampaikan Ir Rochadi Tawaf Dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran kepada Infovet, berikut adalah paparannya.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga susu dunia telah mengalami kenaikan yang cukup tajam, hanya dalam waktu empat bulan kenaikannya telah mencapai lebih dari 40 %. Sebenarnya, kenaikan harga tersebut, telah diantisipasi sebelumnya. Terutama disebabkan oleh kenaikan bahan baku pakan sebagai sumber bioetanol, selain itu diakibatkan pula oleh permintaan konsumen akan susu yang meningkat, namun tidak diimbangi oleh kemampuan produksinya.
Dampaknya terasa pula di Indonesia, yaitu bahwa harga bahan baku susu impor yang digunakan oleh Industri Pengolah Susu, saat ini berkisar antara Rp 4.800 – Rp 5.000 per liter. Secara otomatis harga tersebut telah menyebabkan daya beli Industri Pengolah susu didalam negeri pun meningkat. Semula sekitar Rp 2.200/liter kini menjadi sekitar Rp 3.600/liter dengan kualitas terbaik (TPC dibawah 500.000 kuman/cc dan TS sekitar 12 %). Kondisi ini telah mengakibatkan pula harga susu di tingkat peternak pun mengalami kenaikan. Semula sekitar Rp. 2.100,00/liter menjadi sekitar sekitar Rp. 2.800,00/liter.Kenaikan harga ini telah pula merangsang peningkatan produksi di dalam negeri. Namun demikian, momentum ini harus diwaspadai, mengingat sejak puluhan tahun terakhir peternakan sapi perah di Indonesia berada pada posisi “flying herd” (non land base) yaitu peternakan yang hanya mengandalkan (pakannya) dari sisa-sisa hasil pertanian, dengan kata lain “peternakan di awang-awang”.Oleh karenanya rangsangan peningkatan harga susu ini seyogyanya harus mampu diantisipasi guna meningkatkan kontribusi produksi dalam negeri yang semula 30% menjadi lebih besar dari itu, dan dapat dirasakan langsung oleh peternak sapi perah rakyat maupun oleh pemerintah (karena impor susu telah menghabiskan devisa yang cukup besar) yaitu dengan cara melakukan “re-disain” terhadap pembangunan peternakan sapi perah, sebagai berikut :Diperlukan respons kondusif dari Pemerintah : hal ini dimaksudkan bahwa pemerintah harus segera memberikan kebijakan yang kondusif dengan cara menyediakan “lahan abadi” bagi usaha peternakan sapi perah rakyat dalam suatu kawasan. Hal ini dikarenakan peternakan sapi perah rakyat sampai saat ini belum memiliki “status” seperti halnya petani padi. Padahal semua pihak menyadari bahwa negeri ini memiliki potensi cukup besar bagi pengembangan peternakan sapi perah. Penyediaan lahan abadi bagi pengembangan peternakan sapi perah akan memberikan dampak positip terhadap peningkatan populasi dan produksi serta kesejahteraan peternak rakyat di perdesaan.

Penyediaan “lahan abadi” yang definitif harus diatur dalam suatu kebijakan setingkat “perda” ataupun kebijakan yang lebih tinggi, misalnya Undang-Undang. Ketersediaan lahan tentunya akan mampu pula mengatasi kekurangan hijauan pakan yang selama ini merupakan persoalan klasik sepanjang tahun yang sangat sulit untuk diatasi.

Aspek lain yang diperlukan adalah; kesamaan perlakuan yang diberikan oleh Pemerintah terhadap peternakan sapi perah rakyat di dalam negeri dengan peternak sapi perah di luar negeri. Maksudnya, jika peternak sapi perah di negera pengimpor susu menggunakan teknologi “hormon pemacu produksi”, fasilitas kreditnya dibawah 5 % serta berbagai subsidi lainnya, maka peternak di dalam negeri pun harus diberikan fasilitas yang sama (prinsip; free trade yang fair). Jika hal ini tidak dilakukan, rasanya berbagai kebijakan yang ada tidak akan memberikan dampak positip terhadap pembangunan peternakan sapi perah rakyat.

Selain itu, pemerintah diharapkan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pengusaha perbibitan dalam mengembangkan usahanya. Dengan cara mempercepat program (swastanisasi) atau merubah bentuk badan usaha perbibitan (Balai Inseminasi Buatan atau Balai Embryo Transfer) yang ada menjadi BHMN atau BLU. Hal ini, dimaksudkan agar sistem birokrasi yang ada segera diubah dengan pendekatan usaha yang dibutuhkan oleh masyarakat peternak, sesuai dengan karakter bisnisnya. (wan)

About these ads

Responses

  1. bagus kok, tapi artikel2 tentang sapi2 perah belum komplit, seperti undang2 pemeliharaan sapi perah.

  2. sip. saya tunggu terbitan infovet terbaru :)

    salam kenal ^^

  3. salam kenal……
    saya hendra saputra, s.pt dari dinas peternakan dan kesehatan hewan prov nad. saya iingin mengetahui mengenai pemeliharaan sapi potong. terima ksaih

  4. ass. saya peternak dari trenggalek masih pemula. tolong diberi informasi tentang mencari bibit sapi perah yang unggul dan bagaimana cara perawatan sapi supaya hasil prodoksinya bagus? mohon penjelasaqnya… trimakasih wasalam.

  5. Saya ingin menjadi peternak sapi di kawasan garut untuk pemula. tolong berikan saya keterang tetang perawatan dan mencari bibit sapi perah yang bagus supaya dapt produksi yang bagus. mohon penjelasannya..tks

  6. muat donk soal ZERO COST ZERO WEST

  7. Ass.
    bagaimana pengruhnya pak! krisis amerika terhadap harga susu di dunia?…..Apakah harga anjlok?klo anjlok pasti berdampak pada berkurangnya permintaan susu dalam negeri
    Terima kasih

  8. thank….atas infonya
    saya usaha sapi perah sejah tahun 1984 namun beluim mendapatkan bibit yang bagus, yag saya harapkan dari disnakan khususnya Kab. Boyolali bisa bantu untuk bibit tersebut agar boyolali tersenyum karena susunya…………

  9. saya tertarik mengembangkan peternakan sapi perah di enrekang..
    informasi mendapatkan bibit inggul sangat minim..
    minta tolong informasi di mana bisa dapatkan bibit yang unggul..
    terimakasi..

    • di pangalengan kabupaten bandung bnyk bibit sapi perah yg bagus kebetulan saya jg lg memulai ternak sapi perah

      • aslm,ww.halo tmn2x smua,saya pak ghindo dari padang..mohon infonya ya…aku lg butuh bibit sapi perah( yang lg laktasi,bunting lbh di utamakan ),mohon info nya dimana sekarang aku bisa membelinya?atau ada tmn2x yg mau jualnya? aku butuh kita2x 10 ekor..email ke saya ya di gundra_process@yahoo.com
        atau via sms ke 0812 82 3535 62.atas kerjasamanya sy haturkan terima kasih bravo infovet…

  10. luar biasa, ingin saya memulai usaha ini. Saya memiliki lahan 600 m di bogor, mohon jg saya diberikan info gmn cara memulai usaha peternakan ini. Tks

  11. Buat P.Budi, cara terbaik untuk memilih bibit sapi perah adalah melihat genetiknya. artinya dipastikan induk dan pejantannya bagus. masalahnya, di indonesia tidak bisa kita lakukan itu karena sistem recording (pencatatan) tidak ada. Cara termudah yang bisa kita lakukan adalah dengan melihat postur dan performa fisiknya. Tinggi gumbai minimal 125 cm, jangan terlalu tinggi karena akan mempersulit handlingnya, berat badan minimal 330 kg saat belum bunting, jika memungkinkan cari yang tidak bertanduk. semoga bisa membantu. Deddy-Herd Manager-EverFresh Farm.Lahore-pakistan. Farm Management and Breeding Specialist. Livestock Improvement Corp.New Zealand.deddyfk@yahoo.com

  12. seandainya cari bibit yang bagus susah, bibit yang didapat (postur harus memenuhi syaratnya om deddy) ! dengan managemen yang baik rasanya masih menguntungkan kok………karena kalau postur sudah oke produksinya tidak terlalu megecewakan. perhatikan ransum dan kesehatan. good luck!

  13. Kebutuhan protein yang bersumber dari susu sapi segar masih sangat dibutuhkan untuk wilayah indonesia timur, hanya kendalanya pengembangan sapi perah untuk wilayah indonesia timur khususnya sulawesi belum maksimal diprogramkan oleh pemerintah, mohon kiranya pihak pemerintah dan swasta lebih mencermati keadaan ini

  14. halo rekan2, saya ingin menjual bibit sapi perah di lembang bandung dengan spesifikasi :
    10 ekor sapi dara umur 12-14 bulan ( ada catatan recording ), dan 6 ekor sapi laktasi. jika ada yg berminat silakan hubungi saya di 0816-534542 (www.vermikompos.com)

  15. Pak area untuk berternak sapi ini berap meter persegi ?

  16. ass.p mau tnya tentang sapi perah…saya mau bisnis sapi…klo untuk di titip kan aman ga…istilah sunda nya digaduhkan….susu nya masuk ke koprasi…di koprasinya atas nma siapa.yg mengurus atou atas nm saya..blsn nya ditunggu….tanks…

  17. ada data teknis ga utk perencanaan usaha sapi perah (pemilihan bibit, pembuatan kandang dst sampai modal yg dibutuhkan) dalam skala usaha kecil (5-10 ekor)

  18. ass…
    saya punya modal sedikit
    tertarik dengan peternakan sapi
    potong dan sapi perah.
    sebenarnya orang tua saya sendiri juga
    peternak sapi perah,tapi yanga saya lihat
    cara yang di pakai oleh bapa saya tuh
    kurang mendatangkan hasil dengan baik!
    maka dari itu ,saya pingin tau cara
    memelihara sapi perah dan sapi potong
    yang baik ,gimana?
    terimakasih…
    saya tunggu
    E mail saya
    pesandari_surga@yahoo.com
    hp 09039284349
    maaf masih no jp
    sms aja…

  19. saya ingin tahu harga bibit sapi perah?sebaiknya sapi usia barapa yg di jadikan bibit?dimana saya bisa mendapatkanya?kl di daerah boyolali mungkin ada kontak person yg bsa saya hubungi?terimakasih atas bantuanya

  20. Salam kenal..

    Saya baru baca buku ” REAL FOOD – NINA PLANCK ( http://www.real-food.com / http://www.eatwild.com) disitu dijelaskan bahwa pemeliharaan ternak sebaiknya seperti jaman dulu dimana ternak digembalakan dan makan rumput. akibat industrialisasi ternak dikandangkan dan diberi padi2an agar gemuk, sementara mengonsumsi padi2 berakibat meningkatnya asam di perut. Hal ini berdampak pada berubahnya kandungan gizi pada daging dan susunya. Di Luar negri sekarang sedang giat2nya para peternak sapi/domba/unggas kembali ke model peternakan tradisional dimana ternak digembalakan/dilepaskan di padang rumput dan ternyata hasilnya tidak saja bermanfaat bagi produsen (peternak menghemat tenaga kerja, perbaikan, bahan bakar, makanan, atau obat2an bahkan padang mereka subur) tetapi jg konsumen karena mereka mendapatkan produk ternak yang sehat dan bermanfaat utk kesehatan.
    Sebelumnya maaf, tidak ada niat utk menggurui.. mohon para peternak dapat membaca buku / alamat website diatas karena telah dilakukan penelitian sejak bertahun tahun dan semua dimulai dgn semakin banyak orang yang menderita obesitas, diabetes dan jantung sejak awal masa industri 1912.

    Sejak baca buku ini saya juga jadi tertarik untuk memelihara sapi/kambing dan ayam he.. karena disitu dikatakan bahwa ternak yg hidup sesuai dgn habitatnya akan mengucapkan terima kasihnya dengan memberi kita daging, susu atau telur yang kaya akan vitamin dan antioksidan.

    Jika peternak belum bisa menggembalakan ternaknya, disitu dinyatakan dlm satu penelitian bahwa 30-80% sapi yg membawa bakteri e coli diperutnya, dan dengan mengubah makanan serba jagung/padi2an ke jerami, bakteri itu akan berkurang 1000 kali lipat hanya dalam 5 hari. Dengan kata lain, hanya dengan memberi sapi makan rumput dan jerami selama 5 hari sebelum disembelih akan mengembalikan perut ke tingkat keasaman normalnya dan membunuh e coli.

    wassalam..

  21. Ass. sy ingin tau harga sapi perah sekarang dan harga anak sapi perah baru melahirkan?
    Kira-kira berapa penghasilan susu perharinya untuk satu ekor sapi dan kalau di hitung berarti berapa dapat uang perbulannya?
    termiakasih atas perhatiannya
    Wass

  22. bgaimana cara menggemukkan sapi, tapi tanpa memberi makanan hijau??mohon dijawab segera.terimakasih

  23. ass…….
    pak..saya mau menanyakan mengenai masalah luka pada teracak sapi, apa yang harus saya lakukan?..(obat atau ada penganan khusus)
    term ksh….

  24. dimana saya bisa cari bibit sapi perah?berapa harga per unit sapi perah?dan berapa kapasitas produksi susu sapi segar per hari?

  25. jual – Rennet / renin [ Bahan pembuatan keju ] bisa buat bikin Mozzarella / Gouda
    1 stripe isi 10 tablet : Rp. 120.000,-
    5 stripe (50 tablet) : Rp. 550.000,-
    10 stripe (100 tablet) : Rp. 1.000.000,-

    1 tablet bisa digunakan untuk koagulasi 50 liter susu.
    Contact pemesanan : cen yong
    email / yahoo messenger : cen_yong7@yahoo.com
    telepon : 031 703 888 97
    handphone : 081 9384 888 97

    terima pengiriman ke seluruh Indonesia

  26. Kami agen Konsentrat sapi perah (prot. min. 16%) & potong (13.5%) (untuk pakan campuran) sistem fermentasi/probiotik, 1 merk pabrikan, bisa rutin, kontrak/MOU, harga di bawah pasaran, negosiable hub. 022-76123379

  27. Kami Distributor/Agen Konsentrat bermerk pabrikan (sistem fermentasi/probiotik) untuk Sapi (sapi perah prot. min. 16% & sapi potong prot. min. 13.5%) & Bebek (bebek petelur prot. min. 38%, bebek potong prot. min. 38% & prot. min. 25%) & bahan pakan campurannya (bekatul + jagung + singkong) harga murah, negosiable, suply rutin, bisa kontrak, barang indent -+ 4 hari dari pemesanan, ceran/partai besar, dijamin anda akan tertarik. Hub. 022-76123379 (khusus area Jabar, Jabodetabek & Banten)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: