(( Dalam berusaha ternak, peternak kita masih berusaha untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, belum berorientasi pada kualitas produk yang diproduksi ternaknya. Ini merupakan tantangan para pemikir dunia peternakan di negeri ini saat ini. ))
Seperti tak pernah habisnya, kupasan-kupasan penuh makna yang menghantarkan peternak baik peternak broiler maupun peternak layer ke tangga berilmu pengetahuan terus diupayakan.
Seperti tak pernah habisnya waktu untuk terus menggali informasi yang datangnya dari peternak dan untuk peternak, berbagi pengalaman satu sama linnya, meskipun dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama.
Itulah media, Infovet yang menyajikan informasi terkini, berarti bagi kemajuan dunia peternakan di negeri ini.
Memelihara ayam sebenarnya merupakan seni kerja, perpaduan antara kemauan dan skill yang dimiliki. Kesuksesan biasanya bila person mampu menerapkan ilmu yang dipunyai, kemudian diaplikasikan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Demikian disampaikan Prof DR Ir Tri Yuwanta SU DEA, dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta di ruang kerjanya.
Menurut Prof DR Ir Tri Yuwanta SU DEA usaha dibidang peternakan merupakan pekerjaan mulia yang menyangkut hayat hidup orang banyak. Ini artinya bahwa selagi ada peradaban dunia maka usaha dibidang ini (red; peternakan) masih akan tetap exist karena kebutuhan pokok manusia akan protein hewani salah satunya di pasok oleh ayam yang didaulat sebagai pengahasil telur dan daging. Baca Lanjutannya…